Galery

Rabu, 04 November 2015

Upacara Hari Santri Nasional

22 Oktober dipandang layak untuk menjadi momentum Hari Santri Nasional, menyusul kontribusi perjuangan santri untuk bangsa dan negara yang melintasi sekat agama, etnis dan kelompok sosial. Itu semua telah menjadi catatan besar sejarah negeri ini.

Hari Santri Nasional memang berangkat dari apresiasi atas perjuangan santri. Tapi, Hari Santri Nasional itu menjadi milik kita bersama warga bangsa ini.


Kirab Budaya 2015

Sabtu, 31 Oktober 2015 di Kecamatan Selopuro, tepatnya di Dusun Jeruk Desa Mandesan di selenggarakan Kirab Budaya tahun 2015 dalam rangka Tahun Baru Hijriyah 1437 H. Tak ketinggalan MI Plus Al Huda menampilkan Drumband dengan pakaian ala jadul.

Selasa, 13 Oktober 2015

Tahun Baru 1437 H

Kami Keluarga Besar "MIUSDA" MI Plus Al Huda mengucapkan selamat Tahun Baru 1437 Hijriyah. Semoga Allah SWT Mengampuni segala dosa di tahun lalu, Dan memberikan Nikmat serta Berkah di Tahun Mendatang. Amiin.

Kegiatan MIUSDA Menyambut Tahun Baru Hijriyah :
Turnamen Bola Voly Guru MI Se-Kec. Selopuro
Jalan Sehat Santri dan Santunan Anak Yatim

Out Bound 2015


Kegiatan Out Bound MIUSDA "MI Plus Al Huda" Semester I Tahun 2015 dengan tujuan kawasan wisata Penataran dan Kolam renang Kendedes Sragi berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. Bahkan saat bermain di Candi Penataran ada seorang Turis dari Jerman, kesempatan emas bagi kami untuk mencoba kemampuan Bahasa Inggris yang dimiliki oleh siswa-siswi MIUSDA, dan tak lupa untuk foto bersama.

Minggu, 27 September 2015

Jadwal Kegiatan MIUSDA

Diberitahukan kepada seluruh wali murid bahwa Jadwal Kegiatan MIUSDA Semester 1 sebagai berikut :

1. Ujian Tengah Semester 1 dilaksanakan pada tanggal 5-9 Okt 2015
2. Outbond Semester 1 tahun pelajaran 2015/2016 dilaksanakan pada tanggal
    10 Oktober 2015 yang bertempat di Yonif 511
3. Hari Senin, 12 Oktober 2015 Siswa-siswi Belajar di rumah/Libur (Dewan 
    Guru lomba Vollyball)
4. Hari Selasa, 13 Oktober 2015 Semua siswa-siswi mengikuti jalan sehat 
    menyambut Tahun Baru 1437 H. Start Kentor Kecamatan Selopuro, 
    Finish Makam KH. Dimyati Kasim (Tahlil & santunan)

Rabu, 23 September 2015

Idul Adha 1436 H



Keluarga Besar MIUSDA (MI Plus Al Huda) mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha.

Senin, 07 September 2015

Pembangunan Mushola MIUSDA

Dengan mengharap Ridho Allah, Kami keluarga Besar MIUSDA (MI Plus Al Huda) menambah sarana baru berupa bangunan Mushola. Hal ini bertujuan agar pelayanan kepada semua siswa-siswi MI Plus Al Huda semakin baik. 




Kamis, 23 Juli 2015

Hari Raya Idul Fitri

Leluarga Besar MIUSDA (MI Plus Al Huda) Mengucapkan
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 14 36 H
Taqobalalloh Minna Wa Minkum, Ninal Aidin Wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Kamis, 18 Juni 2015

Jadwal Imsakiyah Kab. Blitar

Keluarga Besar MIUSDA (MI Plus Al Huda) mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1436 H.

Jumat, 29 Mei 2015

Ralat Jadwal Tes IQ

Diberitahukan kepada Yth :
Bapak/Ibu Orang tua/wali murid Kelas 1 MIUSDA (MI Plus Al Huda) Tahun Pelajaran 2015/2016. Bahwa pelaksanaan Tes IQ yang semula dijadwalkan hari Selasa, 30 Juni 2015. Diajukan menjadi hari Sabtu, 27 Juni 2015 mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai.


Demikian Pemberitahuan, terimakasih atas perhatian dan Kerjasamanya.

Jumat, 08 Mei 2015

Jadwal Kegiatan Sekitar Ramadhan

  1.  Libur / Kelas 6 Ujian Sekolah            : 18 – 23 Mei 2015
  2. Ujian Semester Genap Kelas 1-5       : 26 Mei – 1 Juni 2015
  3. Perpisahan Kelas 6                             : 13 Juni 2015
  4. Libur Awal Puasa                               : 15 – 20 Juni 2015
  5. Pengumuman Kelulusan Kelas 6       : 20 Juni 2015 (Kelas 6 masuk)
  6. Kegiatan Pondok Romadlan              : 22 – 27 Juni 2015
  7. Libur Ramadhan                                : 29 Juni – 26 Juli 2015
  8. Masuk Setelah Idul Fitri                    : 27 Juli 2015
  9. MOPDB Kelas 1                                : 27 – 28 Juli 2015

Selasa, 21 April 2015

PSB MI Plus Al Huda Jeruk

Syarat Pendaftaran PSB MI Plus Al Huda Jeruk click di sini
Info lebih lanjut tentang PSB MI Plus Al Huda Jeruk  click disini

Senin, 20 April 2015

Profil MI Plus Al Huda Jeruk

Silahkan click disini

Biografi RA. KARTINI

Ayah Kartini, R.M. Sosroningrat.
Raden Adjeng Kartini berasal dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa. Ia merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang patih yang diangkat menjadi bupati Jepara segera setelah Kartini lahir. Kartini adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Garis keturunan Bupati Sosroningrat bahkan dapat ditilik kembali ke istana Kerajaan Majapahit. Semenjak Pangeran Dangirin menjadi bupati Surabaya pada abad ke-18, nenek moyang Sosroningrat mengisi banyak posisi penting di Pangreh Praja.
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun dan dikenal pada pertengahan abad ke-19 sebagai salah satu bupati pertama yang memberi pendidikan Barat kepada anak-anaknya. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.
Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.

Sekolah Kartini (Kartinischool), 1918.
Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, Soesalit Djojoadhiningrat, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

Sumber dari : http://id.wikipedia.org/wiki/Kartini

Senin, 30 Maret 2015

MIUSDA Outbound Semester Genap tp. 2014/2015

Alhamdulillah Outbound semester Genap Tahun Pelajaran 2014/2015 berjalan dengan lancar dan sukses. Outbound kali ini bertempat di Taman Idaman Hati Kota Wlingi dan Kolam Renang Kendedes Sragi. Seluruh peserta adalah Siswa MIUSDA (MI Plus Al Huda) Kelas 1 sampai dengan kelas 6 dan intruktur Outbound adalah semua Asatidz dan Ustadaats MIUSDA. Semoga barokah dan bermanfaat. Amiin.

Kamis, 26 Maret 2015

1 day 1 ayat

Program 1 day 1 ayat, telah dilouncing sejak 2 tahun yang lalu, al hamdulillah sudah beberapa siswa MI Plus Al Huda Jeruk yang telah Hafal 1 Juz Al Qur'an bil goiby.... Melalui tahsin dan tahfidz Al qur'an diharapkan tercipta generasi qur'ani yang sholih dan sholihah. Amiin

Selasa, 17 Maret 2015

MI Plus Al Huda Jeruk

VISI :
Terwujudnya Generasi Islam yang Tangguh dan Berprestasi

MISI :
Membimbing pembentukan salimul aqidah dan akhlaqul karimah pada diri siswa sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Menyiapkan siswa yang berwawasan luas, berprestasi dan memiliki kecakapan.

Mengembangkan iklim sekolah yang kondusif, berwawasan global dan berakar pada nilai-nilai Islam.



Jumat, 13 Maret 2015

Parade Drumband


Dalam rangka Syiar Pendidikan Islam di Kecamatan Selopuro, Madrasah Ibtidaiyah mengadakan parade Drumband yang berada di Dusun Wonorejo Desa Jambewangi Kabupaten Blitar. Acara terlaksana dengan sukses dengan harapan semoga bermanfaat dan barokah untuk semua Madrasah Amiin.

Kamis, 26 Februari 2015

PORNIKA MI SELOPURO

Alhamdulillah Pornika MI Kec. Selopuro telah rampung dengan sukses, baik pelaksanaan maupun prestasi. Dalam hal ini MI Plus Al Huda Jeruk meraih 24 kejuaraan. Yang meliputi cabang Seni, Olahraga dan Pamuka. Suatu prestasi yang membanggakan Semua Warga Madrasah dan masyarakatnya. Semoga di tahun berikutnya MI Plus Al Huda Semakin Jaya dan bisa Go Publik.. Amiin...

Rabu, 25 Februari 2015

MI Plus Al Huda Jeruk dalam kebersamaan


Refreshing bareng keluarga besar MI Plus Al Huda Jeruk. Alhamdulillah semua merasa senang karena selain menghilangkan rasa penat dan capeknya fikiran juga menjalin kebersamaan. MANTAB........

Juara Tenis Meja O2SN SD/MI Kab. Blitar Tahun 2015

Para peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) siap berlaga tingkat provinsi tanggal 14-16 Juni 2011. - See more at: http://pendidikan-diy.go.id/dinas_v4/index.php?view=v_berita&id_sub=2458#sthash.QbxgSJHE.dpuf
Para peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) siap berlaga tingkat provinsi tanggal 14-16 Juni 2011 - See more at: http://pendidikan-diy.go.id/dinas_v4/index.php?view=v_berita&id_sub=2458#sthash.QbxgSJHE.dpuf
Para peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang Tenis Meja berlaga tingkat Kabupaten Blitar, Rabu, 25 Pebruari 2015. Dan Final putra dimenagkan oleh peserta dari Kec. Selopuro Alvinda Risqi Muttaqin (MI Plus Al Huda Jeruk)

Jalannya pertandingan

Dari Final cabang tenis meja, dapat dilaporkan adanya pertandingan seru antara Alvin Selopuro melawan Anggi dari Garum di SDN Kenongo, Rabu (25/02). Alvin merupakan petenis meja nomor satu di Selopuro, berdasarkan peringkat O2SN yang telah dihelat di Selopuro beberapa waktu yang lalu.

Servis pertama dilakukan oleh Alvin, tetapi dapat dituntaskan oleh Anggi dengan baik, sehingga angka pertama di game pertama mampu ia dapatkan. Akan tetapi babak pertama dimenagkan oleh Alvin dengan skor 11-6.

Babak kedua pun masih dimenagkan Alvin dengan nilai 11-9

Namun Anggi mampu bangkit. Setelah mendapat nasehat dari pelatihnya, ia mampu membalik keadaan dan menghajar Alvin di babak ketiga. Anggi memenangkan babak ketiga dengan skor 8-11.

Mendengar semangat yang tiada henti yang diberikan supporter Selopuro, Alvin pun mampu bangkit kembali. Dan mampu memimpin dan bahkan memenangkan babak keempat dengan skor telah 11-5.  Sehingga Juara pun diraih oleh Alvin.


Para peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) siap berlaga tingkat provinsi tanggal 14-16 Juni 2011 - See more at: http://pendidikan-diy.go.id/dinas_v4/index.php?view=v_berita&id_sub=2458#sthash.QbxgSJHE.dpuf
Par
dssd
sdsda peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) siap berlaga tingkat provinsi tanggal 14-16 Juni 2011 - See more at: http://pendidikan-diy.go.id/dinas_v4/index.php?view=v_berita&id_sub=2458#sthash.QbxgSJHE.dp

Para peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) siap berlaga tingkat provinsi tanggal 14-16 Juni 2011. - See more at: http://pendidikan-diy.go.id/dinas_v4/index.php?view=v_berita&id_sub=2458#sthash.QbxgSJHE.dpuf

Senin, 23 Februari 2015

Pembangunan RKB MI Plus Al Huda Jeruk Blitar


Dalam rangka meningkatkan pelayanannya, MI Plus Al Huda Jeruk Desa Mandesan Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar sedang mempersiapkan Ruang Kelas Baru, Karena ruang kelas yang ada kurang pada tahun pelajaran 2015-2016. Maka dengan bantuan semua pihak, MI Plus Al Huda membangun 2 ruang kelas baru.
Bagi para dermawan yang menghendaki shodaqoh/jariyah dapat disalurkan melalui :

Rekening BRI
an. MI AL HUDA JERUK
Nomor Rekening : 616001009654533

Semoga barokah dan Bermanfaat. Amiin..

Brosur Penerimaan Siswa baru 2015/2016

Pengumuman Penerimaan Siswa baru MI Plus Al Huda Jeruk Desa Mandesan Kecamatan Selopuro Kab. Blitar Tahun Pelajaran 2015-2016 dapat dilihat pada brosur di atas.

Kesehatan Gigi Dan Mulut


Kegiatan Praktek Sikat Gigi Untuk Kelas 1 MI Plus Al Huda Jeruk Desa mandesan Kecamatan Selopuro Tahun Pelajaran 2014/2015.
Gigi tidak hanya memiliki fungsi untuk mengunyah makanan tapi juga memiliki fungsi ekstetika yang menunjang kecantikan. Karenanya, sangat perlu untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya. Jangan sampai gigi rusak akibat kurang dijaga kebersihannya.
Kerusakan pada gigi juga dapat menimbulkan gangguan pada organ tubuh lain. Komplikasi penyakit yang menjalar ke organ lain akibat gangguan kesehatan pada gigi sering ditemukan. Untuk itu, kesehatan gigi harus benar-benar diperhatikan.
Sebaiknya merawat gigi sejak dini. Jangan menunggu gigi bermasalah baru kemudian mengunjungi dokter gigi. Gigi yang dirawat sejak dini akan lebih sehat dan bebas dari masalah-masalah dan gangguan kesehatan gigi saat kita dewasa.
Gigi yang putih belum tentu sehat. Gigi yang sehat haruslah ditunjang dengan gusi dan akar yang kuat. Sebenarnya, untuk mendapatkan gigi yang sehat, tidak membutuhkan usaha yang sulit. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut:
  • Menyikat gigi setiap sehabis makan dengan cara yang baik.
  • Usahakan menjangkau dan membersihkan seluruh permukaan gigi.
  • Menggunakan sikat gigi yang baik, yang lembut dan tak melukai gusi.
  • Menggunakan pasta gigi yang mengandung zat-zat yang diperlukan, misalnya fluoride dan kalsium.
  • Menggunakan obat kumur sehabis menggosok gigi untuk mematikan bakteri yang teringgal di sela-sela gigi.
  • Menghindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin serta makanan yang manis dan lengket di gigi.