Galery

Sabtu, 08 Desember 2018

PPDB MIUSDA 2019/2020


Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2019-2020
MI Plus Al Huda Al Huda Jeruk membuka Penenerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2019-2020 dengan ketentuan sebagai berikut :

SYARAT PENDAFTARAN
  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Fotocopy akta kelahiran 1 lembar
  • Fotocopy KK & KTP orang tua 1 lembar
  • Foto 3×4 berwarna / hitam putih 2 lembar
  • Fotocopy KIP/KPS/PKH 1 lembar (bagi yang mempunyai)
  • Membayar uang Pendaftaran Rp. 50.000,-
  • Membayar infak Rp. 500.000,-
WAKTU PENDAFTARAN
Gelombang I
Pendaftaran     : 21 Januari – 2 Februari 2019
Tes                   : 3 Februari 2019
Pengumuman  : 4 Februari 2019
Gelombang II
Pendaftaran     : 1 April – 13 April 2019
Tes                   : 14 April 2019
Pengumuman  : 15 April 2019
Sebelum Waktu pendaftaran, calon peserta didik baru dapat memesan tempat terlebih dahulu dengan cara klik link yang ada di bawah pada halaman ini. Adapun berkas persyaratan dikumpulkan pada waktu yang telah ditetapkan.

TEMPAT PENDAFTARAN
Di Kantor MI Plus Al Huda Jeruk
Senin-Kamis    : Pukul 07.30 – 12.00 WIB
Jum’at-Sabtu   : Pukul 07.30 – 10.00 WIB
Telephon         : 0342-4557680
Alamat             : Dsn. Jeruk RT 05 RW 04 Desa Mandesan Kecamatan Selopuro
Email               : miplusalhuda@gmail.com

TES SELEKSI PESERTA DIDIK BARU
Waktu               : 07.30 s/d selesai
Tempat            : MI Plus Al Huda Jeruk
Materi              : Menulis, Membaca, Berhitung & Kreatifitas
Keterangan      : Berpakaian bebas rapi, Alat tulis disediakan Madrasah.

PENGUMUMAN
(dapat dilihat di www.miusda.com atau datang langsung ke Madrasah)


Brosur 1 klik di sini
Brosur 2 klik di sini
Formulir  klik di sini
Pesan tempat klik disini

Rabu, 05 Desember 2018

Ujian PAS Berbasis Komputer

Alhamdulillaahirobbil 'aalamiin. Pelaksanaan Penilian Akhir Semester Tahun Pelajaran 2018/2019 kali ini MI Plus Al Huda Jeruk menggunakan CBT (Computer Based Test). Semua berjalan dengan lancar dan sukses. Terimakasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan kami. Salam hormat dari MIUSDA.

Minggu, 14 Oktober 2018

MIUSDA di Jelajah Santri V Jatim 2018

Tepatnya hari Sabtu, 13 Oktober 2018 di Bumi Perkemahan Serut diselenggarakan Jelajah Santri V SAKO Ma'arif NU Jatim. Alhamdulillah MI Plus Al Huda Jeruk dapat berpartisipasi. Semua rintangan dapat terlalui dengan baik. Semangat dan tekat Miusda Scout yang membara membawa anak-anak mendapatkan Juara 1 ASWAJA & KE-NU AN Pengetahuan SAKO Ma'arif NU kategori regu Putri. Dan Menjadi JUARA UMUM HARAPAN 3 SAKOMA JATIM. Semoga Jelajah Santri 6 Jatim di kota Batu tahun depan dapat mengikutinya kembali..... Salam Pramuka!!!!




Senin, 17 September 2018

Puasa Tasu'a dan 'Asyura, yaitu tanggal 9 & 10 Muharram

Puasa Tasu'a dan 'Asyura, yaitu tanggal 9 & 10 Muharram.Tahun ini 1440, Insya Allah bertepatan hari Rabu dan Kamis 19 & 20 September 2018

Diantara Fadhilahnya yaitu :
Mengikuti Sunnah dan menghapus dosa setahun yang lalu.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ . " رواه مسلم 1982

Rasulullah –SAW bersabda:
“Puasa yang paling afdhal setelah Ramadhan adalah bulan Allah Muharram.”
[HR. Muslim]

Terutama puasa tanggal 9 (Tasu'a) dan 10 ('Asyura) Muharram, atau minimal tanggal 10 saja;

قال النبي صلى الله عليه وسلم : " صيام يوم عاشوراء ، إني أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله . "
رواه مسلم

“Puasa hari ‘Asyura (10 Muharram), aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu.”
[HR. Muslim]

Disunnahkan juga puasa Tasu’a (9 Muharram).

Hadis-Hadis Seputar Puasa ‘Asyura:
1. Dari Abu Qatadah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah SAW, bersabda :
“ Aku berharap pada Allah dengan puasa ‘Asyura ini dapat menghapus dosa selama setahun sebelumnya.”
(H.R. Bukhari dan Muslim)
2. Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata :
“Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW , berupaya keras untuk puasa pada suatu hari melebihi yang lainnya kecuali pada hari ini, yaitu hari ‘Asyura dan bulan Ramadhan.”
(H.R. Bukhari dan Muslim)
3. Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata :
Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari‚ Asyura, maka Beliau bertanya : “Hari apa ini?.
Mereka menjawab :“ini adalah hari istimewa, karena pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, Karena itu Nabi Musa berpuasa pada hari ini.
Rasulullah Rasulullah SAWpun bersabda :
“Aku lebih berhak atas Musa daripada kalian“
Maka beliau berpuasa dan memerintahkan shahabatnya untuk berpuasa.
(H.R. Bukhari dan Muslim)
4. Dalam riwayat lain, Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata :
Rasulullah SAW bersabda :
“Jika tahun depan kita bertemu dengan bulan Muharram, kita akan berpuasa pada hari kesembilan (tanggal sembilan).“
(H.R. Bukhari dan Muslim)
5. Imam Ahmad dalam Musnadnya membawakan tambahan:
“Hari ‘Asyura adalah hari ketika perahu Nabi Nuh berlabuh di bukit Judiy, lalu Nabi Nuh berpuasa sebagai bentuk syukur.”

Bagaimana Berpuasa ‘Asyura ?
Ibnu Qoyyim rahimahullah dalam kitab Zaadul Ma’aad –berdasarkan riwayat-riwayat yang ada- menjelaskan :
- Urutan pertama, dan ini yang paling sempurna adalah puasa tiga hari, yaitu puasa tanggal sepuluh ditambah sehari sebelum dan sesudahnya (tanggal 9, 10 & 11).
- Urutan kedua, puasa tanggal 9 dan 10. Inilah yang disebutkan dalam banyak hadits.
- Urutan ketiga, puasa tanggal 10 saja.

Manfaat Mengikuti Upacara Bendera


Manfaat mengikuti upacara bendera
Bagi siswa peserta, mengikuti upacara setiap hari Senin adalah suatu keharusan sesuai tata tertib siswa di sekolah. Upacara bendera tidak hanya sekadar berbaris dengan tertib di lokasi upacara bendera.
Lebih dari itu, mengikuti proses upacara dengan hidmad akan bermanfaat besar bagi siswa terutama sekali dalam membentuk karakter positif. Karakter positif yang dibentuk pada diri siswa antara lain; disiplin, cinta tanah air, tenggang rasa, sikap sosial dan amsih banyak yang lainnya.

1.Disiplin diri
Upacara bendera bermanfaat untuk melatih siswa untuk mendisiplinkan dirinya. Disiplin dalam hal ini adalah terhadap waktu. Upacara bendera dilaksanakan tepat pada waktu yang telah diatur dalam jadwalnya. Siswa harus datang lebih awal agar tidak telat mengikuti upacara.

Selain itu upacara bendera bagi siswa juga bermanfaat untuk melatih diri disiplin terhadap aba-aba dalam upacara bendera. Ada saatnya posisi siap sempurna dan istirahat di tempat. Ini harus dipatuhi oleh siswa peserta upacara bendera.




2. Berpenampilan Rapi
Sebagai peserta upacara bendera, siswa harus berpakaian seragam, mengenakan atribut dan perlengkapan upacara bendera. Memakai topi sekolah dan dasi sesuai aturan di sekolah tersebut.

3.Tenggang rasa
Pelaksana upacara adalah siswa di kelas sendiri atau kelas lain yang menjadi pelaksana upacara. Oleh sebab itu, sebagai peserta upacara perlu tenggang rasa terhadap pelaksana upacara. Kesalahan atau kekeliruan dalam pelaksanaan bukan untuk ditertawakan melainkan jadi pelajaran agar tidak terjadi pada kelas siswa sendiri.


.
4.Cinta tanah air

Saat pengibaran bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia raya, siswa bersikap sempurna dan hormat pada bendera. Penaikan bendera melambangkan kesuksesan bangsa Indonesia untuk menegakkan kemerdekaan. Sebagai wujud cinta tanah air, siswa harus hidmad pada proses tersebut.


5.Sosial dan kebersamaan
Upacara bendera memupuk rasa sosial dan kebersamaan. Upacara bendera akan berjalan lancar dan sukses berkat rasa sosial dan kebersamaan yang dimiliki oleh peserta upacara 
Peserta upacara tidak membuat masalah dan kegaduhan saat upacara berlangsung. Sebaliknya mengikuti upacara tersebut dengan rasa sosial dan kebersamaan yang tinggi sehingga upacara berjalan lancar dan sukses.